Minggu, 21 Februari 2010

Aman konsumsi herbal

1. kenali betul tanaman obat yang akan dikonsumsi. kesalahan dalam mengidentifikasi tanaman obat dapat mempengaruhi efektifitasnya.
2. cuci bersih tanaman obat yang akan digunakan dengan air yang mengalir. lakukan berulang kali agar mikroba yang mungkin menempel dapat terbuang dan benar-benar bersih.
3. gunakan ukuran rumah tangga, seperti gelas belimbing = 250ml, 1sdm = 5cc, 1sdt = 2,5cc.
4. bila menggunakan tanaman obat yang sudah dikeringkan (simplisia), amati dengan baik. pilihlah simplisia yang tidak berkutu, jamuran, kering dengan bagus, tidak berbubuk dan tidak berbau apek. pilihlah yang berlabel dan telah terdaftar di departemen kesehatan sehingga lebih aman. simpanlah simplisia dalam wadah yang tertutup rapat atau dalam pelastik dan berikan silica gel agar tidak berjamur.
5. lebih baik menggunakan tanaman obat yang masih segar, karena zat aktifnya masih lengkap.

Nova, April,2009.hal 5

Lebih enak jadi napi dari pada orang miskin

Pada minggu,2 maret 2008, kita dikejutkan meninggalnya ibu deang base dan putranya disebabkan kemiskinan mereka. telah terjadi kelaparan berkepanjangan yang sangat menimbulkan daya imutas mereka renta, sehingga ketika diserang muntaber, keduanya tidak punya antibodi yang cukup hingga meninggal dunia dalam kondisi kelaparan. hal semacam itu bila diamati jumlahnya tidak hanya puluhan, ratusan, bahkan ribuan ada disekitar kita! hal itu bisa terjadi sangat di mungkinkan berbagai hal, antara lain ketidakperdulian tetangga disekitar mereka. karena, menurut ajaran agama apaun termasuk islam dan kristen, bahwa yang mampu wajib membantu yang miskin sehingga bila terjadi yang seperti itu, secara agama yang paling berdosa karena lalai memberi bantuan sehingga tetengga mereka sampai mati kering.
dalam hukum agama, memang hal seperti itutidak dapat diberikan hukuman fisik, tapi sudah cukup kalau itu dibebani dosa besar. namun paling tidak kerabat, RT, RW, lurah dan camat perlu memberikan informasi dan penjcerahan kepada mereka yang satu kelurahan, satu RW dengan almarhum untuk melakukan intropeksi atas meninggalnya daeng base.

Tips sehat hadapi kerjaan menumpuk

pekerjaan yang menumpuk atau dibatasi tenggat waktu bisa membuat anda stres, bahkan depresi. butuh fisik yang kuat untuk menyelesaikan semua pekerjaan tepat waktu, tetapi jangan abaikan kesehatan anda demi mengejar deadline. salah-salah bukan pekerjaan anda yang selesai, tetapi anda malah terserang penyakit karena kelelahan. malah anda bisa terkena repetitive strain injuri (RSI), yaitu keluhan kerangka otot karena pekerjaan yang dilakukan terus menerus, seperti menekan mouse atau mengetik dengan keyboard dalam jangka waktu lama.
untuk menghindari hal tersebut, lakukan olahraga ringan sekitar 15-30 menit setiap hari. anda bisa melakukannya didalam atau diluar ruang kerja.
1. lakukan perenggangan otot, misalnya dengan menggerakan kepala kekiri-kanan, atas-bawah, dan miring kekanan-kiri. lakukan hingga hitungan keempat bergantian, agar otot-otot leher yang kaku kembali menjadi merenggang.
2. Untuk tangan, lakukan perenggangan dengan meluruskan lengan anda keatas, depan dan kebelakang sambil telapak tangan dan jari-jari tangan anda digerak-gerakan.
3. perenggangan untuk kaki, anda bisa meluruskan lutut agar kedua otot paha menjadi memanjang. atau anda bisa melakukannya sambil berdiri, angkat satu kaki hitung hingga hitungan kedelapan, lakukan hal yang sama untuk kaki yang satunya.
4. gunakan saat istirahat makan siang untuk olahraga ringan, misalnya jika jarak tempat makan dari kantor tidak terlalu jauh jangan gunakan mobi atau motor. berjalanlah untuk mencapai tempat makan, saat-saat seperti ini berguna untuk refreshing dan menghindari stres.
5. jangan gunakan eskalator, atau lift jika anda ingin naik atau turun menuju satu tempat dikantor. kecuali ruangan kantor anda ada dilantai 10, turunlah dilantai 5 dan sisanya dapat anda lakukan dengan berjalan melewati tangga.
6. hal yang harus anda perhatikan saat bekerja adalah posisi tubuh, seperti posisi kaki yang harus didatarkan kelantai. ketika anda mengetik sebaiknya pergelangan tangan tidak ditekuk keatas, tetapi sejajarkan dengan keyboard dan jangan membungkuk ketika mengetik tau membaca teks di monitor.

MEDIA INDONESIA, sabtu,6 desember 2008.hal 3